Rabu, 27 November 2013

‎Pelemahan Rupiah Akibat Ekspetasi Pengurangan Stimulus Moneter

Market Flash - Kekhawatiran defisit current account (minus $8,4 milyar di Q3, rekor minus $9,9 milyar di Q2, dan diperkirakan minus $7-8 milyar di Q4) dan defisit perdagangan (defisit selama 5 dari 6 bulan sampai September) yang tidak menyusut cukup cepat untuk mengembalikan kepercayaan investor. Gubernur BI nyatakan pelemahan Rupiah dikarenakan factor eksternal (ekspektasi pengurangan stimulus moneter The Fed) dan tingginya permintaan menjelang akhir bulan.

rupiah melemah, pelemahan rupiah, idr, usd, usd versus idr

Perekonomian Inggris pada kuartal 3 tumbuh 0,8% yang didorong oleh belanja rumah tangga, tingkat investasi dan pembangunan rumah membantu penurunan ekspor (ekspor turun 2,4%), sterling menguat.

Dua partai politik Jerman capai kesepakatan dalam pemerintahan koalisi mengenai upah minimum dan peningkatan pengeluaran untuk pensiun dan infrastruktur tanpa kenaikan pajak. Indeks sentimen konsumen Jerman naik ke level tertinggi 6 tahun yang didukung pertumbuhan pasar tenaga kerja, euro menguat

Anggota dewan BOJ nyatakan bank sentral pertimbangkan pelonggaran moneter tambahan jika pertumbuhan ekonomi melambat dan tekanan deflasi kembali terlihat, pada saat bersamaan dollar menguat oleh ekspektasi tapering The Fed, yen melemah.

Perkiraan USD/IDR hari ini berada di level 11800 – 12200

Previous
Next Post »