Kamis, 11 Juli 2013

USD Melanjutkan Pelemahan Versus EUR

Market Flash - USD melanjutkan pelemahan versus EUR setelah komentar Ketua Federal Reserve Ben Bernanke memperkecil kemungkinan bank sentral AS akan menghentikan program stimulus lebih awal dari yang diperkirakan. Sementara kenaikan sebesar 16.000 dalam angka klaim awal pengangguran AS pekan lalu dinilai belum mengganggu laju pemulihan di pasar pekerjaan. EUR juga menuai dukungan tambahan dari salah satu pembuat kebijakan ECB, Jens Weidmann, yang mengatakan bahwa bank sentral dapat menaikkan suku bunga jika tekanan inflasi kembali muncul.


Pagi ini EUR berada di level 1.3095, menguat dari level sebelumnya di 1.3056.

JPY menguat terhadap USD pasca Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneter tidak berubah, sembari melontarkan pandangan ekonomi yang paling optimis dalam 2½ tahun terakhir. Setelah menjalani pertemuan 2 hari, bank sentralJepang pada hari Kamis memutuskan untuk mempertahankan rencana peningkatan basis moneter sebesar ¥60 trilyun ($609 milyar) sampai ¥70 trilyun per tahun. Namun para analis masih percaya jika penurunan USD/JPY hanya bersifat sementara.

Saat ini JPY berada di level 99.05, sedikit terkoreksi melemah setelah sebelumnya mencapai level 98.26.

GBP terapresiasi untuk hari ke-2 versus USD setelah komentar Ketua Federal Reserve Ben Bernanke, tentang ekonomi AS yang masih membutuhkan stimulus, cenderung mengembalikan tekanan pada mata uang AS. GBP juga mampu bangkit dari posisi terendah 4-bulan terhadap EUR sebelum release minutes rapat Bank of England pekan depan, yang akan mengungkapkan hasil voting para pembuat kebijakan dalam pertemuan pertama di bawah Gubernur baru Mark Carney.

Pagi ini GBP diperdagangkan di level 1.5175, menguat dari level sebelumnya di 1.5061.


Previous
Next Post »