Minggu, 14 Juli 2013

USD Menguat Terhadap Mata Uang Utama

Market Flash - USD berupaya meraih momentum penguatan di akhir pekan dan diperdagangkan menguat terhadap berbagai mata uang utama, khususnya AUD yang paling terkena dampak oleh penguatan USD. Terpantau sejauh ini pairing AUD melorot -1.5% ke level terendahnya dalam 2,5 tahun terakhir di level 0.9000. Dinamika market yang menunjukkan penguatan USD dan pelemahan AUD ini berpotensi untuk terus berlanjut hingga minggu depan.

Sementara JPY masih mencoba bangkit ke level 100.00, dan EUR menguji support kunci 1.3000. Koreksi USD yang tajam sebelumnya dipicu oleh komentar Bernanke, namun setelah para investor mencerna bahwa pengunduran waktu reduksi stimulus masih belum cukup untuk memicu reversal USD, seiring dengan optimisme pemulihan ekonomi AS.


AUD menyentuh area di bawah $0.90 untuk pertama kalinya sejak September 2010 di tengah spekulasi bahwa Reserve Bank of Australia akan memangkas suku bunga ke rekor terendah dalam pertemuan bulan depan. Hal itu tidak lepas dari beberapa data terakhir yang menunjukkan kenaikan tingkat pengangguran dan memburuknya kondisi bisnis. Para trader juga mewaspadai pergerakan mata uang terkait komoditas sepertiAussie menjelang rilis angka pertumbuhan China pada hari Senin.

GBP merosot terhadap USD , yang memangkas kenaikan mingguan terbesar dalam sebulan, setelah data menunjukkan penurunan output konstruksi Inggris yang lebih tajam dari prediksi ekonom. Output konstruksi bulan Mei berkontraksi 3,4% dari tahun sebelumnya dan lebih buruk dari ekspektasi penurunan 2,8%. Para trader GBP juga nampak berhati-hati menjelang minutes rapat teranyar Bank of England hari Rabu nanti, yang akan mengungkap hasil voting para pembuat kebijakan dalam pertemuan pertama di bawah Gubernur baru Mark Carney.

Previous
Next Post »