Kamis, 18 Juli 2013

USD Menguat Versus EUR

Market Flash - USD menguat untuk hari ke-2 berturut-turut versus EUR seiring ekspektasi bahwa membaiknya data ekonomi AS akan mendukung rencana Federal Reserve untuk segera mengurangi kebijakan moneter ultra-longgar. Data AS yang dirilis hari Kamis menunjukkan klaim awal pengangguran anjlok pada pekan lalu, serta peningkatan aktivitas pabrik bulan Juli di areamid-Atlantic. Sementara dalam testimoni 2 hari di depan Kongres, Ketua Fed Ben Bernanke menegaskan bahwa bank sentral masih berharap dapat memperlambat laju pembelian obligasi pada akhir tahun ini.

Pagi ini EUR kembali menguat dan berada di level 1.3110 setelah sempat melemah ke level 1.3078.

JPY merosot di seluruh bursa seiring spekulasi bahwa pemilu majelis tinggi Jepang pada hari Minggu nanti akan memperkuat posisi PM Shinzo Abe dan rencana stimulusnya. Hasil polling terbaru menunjukkan partai berkuasa berada di jalur menuju kemenangan besar, yang akan memberikan Abe lebih banyak kebebasan untuk mendorong agenda pemulihan ekonomi melalui pelonggaran moneter agresif dan belanja pemerintah yang besar. Pelonggaran moneter akan menekan yield obligasi dan memacu investor Jepang untuk membeli aset asing ber-yield lebih tinggi dengan menjual JPY.

Saat ini JPY berada di level 100.53, melemah signifikan dari level sebelumnya di 99.40.

GBP beranjak naik terhadap USD pasca data menunjukkan kenaikan penjualan ritel bulan Juni yang lebih besar dari perkiraan, yang menambah tanda-tanda pemulihan ekonomi Inggris. Data pekerjaan Inggris yang dirilis hari sebelumnya juga mampu melampaui ekspektasi. Namun para analis yakin jika GBP masih akan melemah versus USD dalam jangka panjang, dengan membaiknya data Inggris serta keraguan atas sikap kebijakan BoE dan durasi program stimulus Fed menjaga GBP dari kejatuhan dramatis.

Saat ini GBP diperdagangkan di level 1.5220, menguat dari level sebelumnya di 1.5160

Previous
Next Post »