Kamis, 15 Agustus 2013

‎Bursa saham AS Jatuh Tajam

Market Flash - Hampir menyentuh level terkuat 2-minggu versus Euro, Dollar AS harus berbalik melemah seiring data menyajikan gambaran mixed tentang kekuatan pemulihan ekonomi AS. Sehingga meredam ekspektasi tapering oleh Federal Reserve. Awalnya Greenback sempat terapresiasi ketika data menunjukkan penurunan tajam klaim awal pengangguran AS dan laju inflasi yang stabil pada bulan Juli. Namun melambatnya aktivitas pabrik di wilayah mid-Atlantic memaksa investor kembali menjauhi Dollar AS.


Bursa saham AS jatuh tajam, sementara peningkatan data ekonomi mendorong yield obligasi lebih tinggi ditengah ke khawatiran Fed akan mengurangi stimulus moneter. Klaim pengangguran mingguan turun sebesar 15.000 menjadi 320.000 menyentuh level terendah dalam 6 tahun terakhir, mendukung prediksi dari Fed bahwa inflasi akan mendekati target.

Aussie mengalami peningkatan yang cukup signifikan terhadap USD. USD yang bergerak melemah terhadap rival-rivalnya mengakibatkan JPY terangkat lagi. Melemahnya USD terjadi setelah petinggi Fed memberikan peringatan bahayanya optimisme berlebihan terhadap kondisi ekonomi di negara tersebut.

Ekonomi Inggris mengalami kemajuan dengan pertumbuhan PDB pada kuartal kedua sebesar 0.6%, 2x lipat selama 3 bulan pertama tahun ini.

Perkiraan range USDIDR : 10,350/10,455

Previous
Next Post »