Rabu, 21 Agustus 2013

‎Rupiah Melemah Terhadap USD

Market Flash - Nilai tukar rupiah terhadap USD kembali melemah di perdagangan hari Rabu (21/8) bahkan mata uang berlambang burung Garuda ini sempat tembus ke atas level 11000 untuk kali pertama sejak April 2009 lalu.

Salah satu penyebab terpuruknya rupiah adalah dari faktor ekternal dimana isu pengurangan stimulus Federal Reserve AS telah memicu menurunnya spending khususnya belanja modal sektor industri. Di dalam negeri, kekhawatiran 'tapering' telah memicu penarikan dana asing sehingga menimbulkan outflow dalam jumlah besar dan menghambat diversifikasi PMA serta arus modal masuk ke Indonesia.

usd vs idr, usd versus idr, dollar lawan rupiah, dollar versus rupiah, rupiah melempem,
USD rebound terhadap semua mata uang utama pasca minutes rapat Federal Reserve bulan Juli mengindikasikan jika bank sentral AS masih berada di jalur menuju pengurangan pembelian aset bulan depan. Para anggota FOMC juga mengakui bahwa tingkat pengangguran telah menurun jauh sejak QE3 dimulai. Untuk selanjutnya, data Non Farm Payrolls bulan Agustus yang dijadwalkan rilis 6 September mendatang akan menjadi fokus investor dan pembuat kebijakan untuk menentukan apakah perbaikan di pasar tenaga kerja sudah cukup untuk mendukung tapering.

AUD merosot untuk hari ke-3 beruntun hingga ke level terendah dalam 2-pekan versus USD pada hari Rabu pasca rilis minutes pertemuan terakhir Federal Reserve, yang mendukung ekspektasi pasar tentang tapering. Sikap kebijakan Reserve Bank of Australia yang masih mempertahankan kemungkinan pemotongan suku bunga lebih lanjut juga terus membebani AUD. Kinerja AUD masih menjadi yang terburuk di antara mata uang G10 setelah terdepresiasi sekitar 11% sejak awal tahun.
Pagi ini AUD berada di level 0.8973, melemah dari level sebelumnya di 0.9758.

Previous
Next Post »