Selasa, 29 Oktober 2013

‎USD Menguat Versus Euro

Market Flash - USD menguat untuk hari ke-2 berturut-turut versus EUR seiring optimisme bahwa Federal Open Market Committee akan mempertahankan kebijakan pembelian $85 milyar obligasi per bulan hingga setidaknya bulan Maret tahun depan, yang mendorong investor untuk mengurangi posisi bearish. Namun penguatan USD terhadap EUR sempat tertahan oleh komentar anggota Dewan Gubernur ECB Ewald Nowotny yang mengatakan jika bank sentral tidak memiliki alat kebijakan untuk mengekang EUR, yang telah terapresiasi lebih dari 8% terhadap USD sejak awal Juli lalu.
Saat ini EUR berada di level 1.3746, melemah dari level sebelumnya di 1.3813.

euro vs usd, eur, usd, dollar, euro bill, euro versus dollar
GBP tergelincir untuk sesi ke-3 berturut-turut terhadap USD pada hari Selasa, di tengah spekulasi bahwa data ekonomi Inggris pekan ini tidak akan cukup kuat untuk menopang keberlanjutan rally mata uang Inggris. GBP juga merosot ke level terendah 2-bulan versus EUR sebelum release data yang menurut para ekonom akan memperlihatkan pertumbuhan harga rumah dan ekspansi manufaktur yang lebih lambat. GBP telah kembali berada di bawah tekanan jual yang kuat pasca data hari Senin kemarin menunjukkan penurunan tajam dalam pertumbuhan penjualan ritel bulan ini.
Pagi ini GBP berada di level 1.6050, melemah dari level sebelumnya di 1.6143.

AUD anjlok ke level terendah dalam hampir 2-pekan terhadap USD pada hari Selasa setelah Gubernur Reserve Bank of Australia, Glenn Stevens, memperingatkan tentang kemungkinan penurunan mata uang di masa depan. Komentar Stevens tersebut mengacu pada potensi tapering stimulus Fed, yang selama ini telah membebani USD. RBA terus bergulat dengan dampak penguatan AUD terhadap ekonomi, yang mencapai sekitar 10% di atas rata-rata dalam dekade terakhir bahkan dengan booming investasi pertambangan yang telah surut.
Saat AUD berada di level 0.9485, melemah dari level sebelumnya di 0.9456




Previous
Next Post »