Kamis, 19 Desember 2013

‎Rupiah Melemah Didorong Pengurangan Stimulus

Market Flash - Bursa Wall Street ditutup flat, data klaim pengangguran AS secara tidak terduga naik menjadi 379.000 (tertinggi dalam 9 bulan), data existing home sales bulan November turun 4,3% (turun 3 bulan berturut) karena terbatasnya supply dan kenaikan bunga KPR.

GDP AS pada kuartal 3 secara tahunan diperkirakan tumbuh 3,6% (atau tertinggi sejak Q1 2010). Spekulasi The Fed akan terus melanjutkan pengurangan stimulus moneter lebih lanjut, USD indeks menguat.  

idr, rupiah, usd, jpy,

Bank sentral Jepang, BOJ, melihat ruang lingkup signifikan untuk meningkatkan pembelian obligasi pemerintah untuk mencapai target inflasi 2%. 19 dari 37 ekonom perkirakan BOJ akan perpanjang pelonggaran moneter pada periode April – Juni 2014.

BI ungkapkan penguatan dollar terhadap rupiah didorong kebijakan pengurangan stimulus secara bertahap oleh bank sentral AS. Kebijakan tersebut berpengaruh terhadap penyesuaian arus modal dari negara berkembang ke negara maju.

Perkiraan USD/IDR hari ini berada di kisaran 12.100 – 12.300


Previous
Next Post »