Senin, 03 Februari 2014

‎Euro Menguat Terhadap Dollar

Market Flash - Dollar AS terpantau menerima sentimen negatif dari investor, setelah Institute for Supply Management (AS) menyampaikan kepada publik bahwa sektor manufaktur di Amerika Serikat menunjukkan kinerja yang melemah .

Perkembangan itu ditunjukkan dengan adanya penurunan pada indikator fundamental ekonomi ISM Manufacturing PMI yang turun ke angka 51.3 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 57. 0. Pengumuman negatif tersebut menunjukkan kinerja yang lebih buruk dari harapan sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan turun ke angka 56.2. Mata uang Dollar AS terpantau bergerak negatif merespon perkembangan tsb.

Kerja di Money Changer, Money Changer Malang, Counter Sales Money Changer

Euro menguat dari level terendah dalam dua bulan terhadap dollar seiring sebuah laporan menunjukkan produksi manufaktur di wilayah euro berekspansi untuk bulan ketujuh di bulan Januari.

Euro di perdagangkan dalam kisaran tersempit terhadap mata uang AS dalam lima pekan terakhir sebelum pejabat bank sentral Eropa bertemu pada pekan ini di tengah spekulasi bahwa melambatnya inflasi akan mendorong para pejabat untuk melonggarkan kebijakan moneter. Yen menguat setelah dalam laporan terpisah menunjukkan produksi manufaktur China tergelincir di bulan Januari. Bursa saham Eropa melemah. Dollar Australia menguat sebelum bank sentral negara tersebut menetapkan suku bunga besok.

Previous
Next Post »