Senin, 02 Juni 2014

‎Rupiah Melemah Tajam Akibat Buruknya Fundamental

Market Flash - Rupiah juga melemah tajam setelah pembelian lokal serta buruknya beberapa data fundamental dalam negeri
Dollar menguat terhadap rival mata uang Yen Jepang dan Euro di hari Senin, seolah menepis data manufaktur ISM yang lebih lemah dibawah ekpektasi.

Pelemahan Dollar paska rilis data manufaktur ISM yang meleset dibawah estimasi dianggap hanya reaksi panik sesaat, namun akhirnya Dollar AS berhasil menanjak lagi karena para investor optimis bahwa arah kebijakan The Fed tidak akan terdeviasi dari data Ism. Selanjutnya indikator makro yang akan ditunggu adalah data nonfarm payrolls AS dan outlook inflasi yang berpotensi untuk menentukan arah kebijakan moneter The Fed.


Dollar AS terapresiasi versus Euro pada hari Senin pasca rilis data inflasi Jerman dan pertumbuhan manufaktur blok 18-negara yang mengecewakan, yang menambah tekanan pada European Central Bank untuk memperlonggar kebijakan secara agresif pekan ini. Laju inflasi tahunan Jerman tumbuh 0,6%, level terendah sejak Februari 2010. Sedangkan data final PMI manufaktur zona Euro dilaporkan merosot ke level terendah 6-bulan. Fokus investor juga mulai tertuju ke data payrolls AS yang akan dirilis hari Jumat

Previous
Next Post »