Senin, 23 September 2013

‎Isu Tapering Melemahkan Rupiah

Market Flash - Pelemahan rupiah sepanjang perdagangan kmrn dipicu oleh mencuatnya kembali isu tapering. Isu tapering untuk FOMC Oktober sudah mulai diantisipasi oleh sebagian pelaku pasar. Kekhawatiran tapering, merebak setelah Gubernur The Fed St Louis James Bullard memberikan kemungkinan tersebut.  Bullard mengatakan, The Fed akan mengurangi sedikit stimulusnya yang sudah digelontorkan setiap bulan.

Padahal, euforia penundaan tapering yang diputuskan The Fed pekan lalu, seharusnya membuat dolar AS mengalami pelemahan sejak Kamis pekan lalu hingga awal pekan ini


Di sisi lain, indeks manufaktur zona euro dirilis 51,1 dari sebelumnya 51,4 dan ekspektasinya 51,8. Begitu juga dengan data manufaktur Jerman yang dirilis di bawah ekspektasi 52,2 ke level 51,3 dari sebelumnya 51,8.  Ekspektasinya tinggi dan dirilis lebih rendah dari bulan sebelumnya dan ekspektasinya.  Apalagi, indeks manufaktur Perancis yang justru mengkhawatirkan karena di bawah level ekspansi 50 ke level 49,5 dari publikasi sebelumnya 49,7 atau masih di bawah ekspektasi 50,1. Membuat EUR ditutup melemah.

 AUD menguat setelah manufaktur China yang di 51,2 atau lebih tinggi dari sebelumnya 50,1 dari ekspektasi 50,9.


Previous
Next Post »