Minggu, 12 Januari 2014

‎Dollar AS Melemah Akibat Merosotnya Angkatan Kerja

Market Flash - Dollar AS melemah secara luas pada hari Jumat pasca angka ketenagakerjaan AS yang mengecewakan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan melakukan pemangkasan program stimulus dengan bertahap. Ekonomi AS hanya menciptakan 74.000 pekerjaan pada bulan Desember, yang merupakan level terlemah dalam hampir 3-tahun, meskipun tingkat pengangguran turun menjadi 6,7%. Namun penurunan tingkat pengangguran AS ke level terendah sejak Oktober 2008 itu lebih disebabkan oleh merosotnya jumlah angkatan kerja.

outlook ekonomi indonesia 2014, outlook ekonomi, ekonomi indonesia 2014

"Itu jelas merupakan angka yang mengecewakan, dan pasar melampiaskan kekecewaan itu dengan menjual Dollar di seluruh bursa," kata Omer Esiner, kepala analis pasar pada Commonwealth Foreign Exchange di Washington D.C. "Meskipun telah meredam sebagian ekspektasi pengurangan program stimulus Fed yang lebih cepat, saya tidak berpikir data itu akan merubah prospek tapering Fed

Menguatnya mata uang Sterling pada minggu ini terkait dengan laporan dari Office for National Statistics (kantor statistik Inggris) kepada publik bahwa terjadi kinerja yang membaik pada perdagangan internasional, yang ditandai dengan menyempitnya defisit perdagangan.

Perkembangan itu ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator fundamental ekonomi Trade Balance yang meningkat ke angka -9.4B dari nilai periode lalu yaitu -9.7B. Laporan positif tersebut menunjukkan kinerja yang sesuai dengan harapan sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan membaik ke angka -9.4B.

Previous
Next Post »