Kamis, 09 Januari 2014

‎Rupiah Menguat Pasca Pengumuman BI Rate

Market Flash - Kebijakan  Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI rate) di level 7,5% mendorong nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, Kamis sore (9/1) bergerak menguat
Nilai tukar rupiah menguat setelah pengumuman suku bunga acuan BI  masih di level 7,5%.  Sepanjang perdagangan rupiah cenderung mendatar menanti hasil BI rate, setelah BI rate diumumkan rupiah menguat karena sesuai dengan ekspektasi pasar.

http://marketflasher.blogspot.com/2011/07/mengenal-arti-investasi-dan-ragamnya.html

Pelaku pasar keuangan juga sedang menanti pelaksanaan pemangkasan stimulus keuangan the Fed. Rencananya, the Fed menyelenggarakan rapat pada tanggal 18-19 Januari.  Diharapkan pemangkasan sesuai dengan yang diekspektasi pasar sebesar USD  10 miliar.

Investor juga terlihat sedang memantau pemerintah bagaimana mengatasi agar inflasi tetap stabil, menurunkan defisit neraca transaksi berjalan, dan perlambatan ekonomi Indonesia.  Selain itu,   investor juga masih menanti pelaksanaan pemangkasan stimulus keuangan the Fed

Euro harus memangkas penguatan terhadap dollar dan berada pada teritori negatif pasca komentar Presiden European Central Bank, Mario Draghi, yang menekankan ia akan mempertahankan tingkat suku bunga rendah untuk jangka waktu panjang.

Dalam Kesempatan yang sama Draghi juga menyatakan akan mengambil tindakan jika penilaian inflasi dalam jangka menengah menjadi lebih buruk, hal ini berarti ada kemungkinan ECB akan melakukan pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Perekononomian Zona Euro dikatakan Draghi mulai pulih, namun masih lemah, moderat, dan rapuh

Previous
Next Post »