Senin, 24 Februari 2014

‎Rupiah Menguat USD Mengalami Penurunan

Market Flash - Dollar AS terpantau menerima sentimen negatif dari investor, terkait dengan laporan dari Markit ( lembaga riset ekonomi dan bisnis) bahwa kinerja sektor jasa di Amerika Serikat mengalami penurunan.

Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya pelemahan pada indikator fundamental ekonomi Market Flasher Services PMI yang melemah ke angka 52.7 dari nilai periode sebelumnya yaitu 56.7. Perkembangan yang kurang menggembirakan tersebut menunjukkan kinerja yang lebih rendah dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat naik ke angka 56.9. Dollar AS terpantau bergerak turun merespon perkembangan tersebut

Penurunan USD, IDR menguat, USD IDR, Dollar Versus Rupiah

Index  harga konsumen zona euro turun di bulan Januari dalam laju paling cepat untuk basis bulanan, terseret turun oleh anjloknya biaya barang industri non-energi, menahan tingkat inflasi tahunan untuk berada jauh di bawah target European Central Bank. Laju inflasi di zona euro turun sebesar 1.2% di bulan Januari saat dibandingkan dengan bulan Desember, menahan laju inflasi tahunan pada 0.8% untuk dua bulan berturut-turut, menurut kantor statistik Uni Eropa, Eurostat. Laju inflasi tahunan direvisi dari 0.7%, yang mana dirilis pada tanggal 31 Januari lalu. Ekonom memperkirakan laju inflasi konsumen akan sedikit bertambah cepat menjadi 0.9% di bulan Januari, level yang masih jauh di bawah target ECB yaitu dekat namun di bawah 2%. Laju inflasi tahunan terekan turun oleh penurunan sebesar 1.2% pada harga energi yang sangat volatile, sementara penurunan bulanan terpukul oleh penurunan sebesar 3.9% pada harga barang industri non-energi dan penurunan 0.4% pada harga layanan jasa.

Previous
Next Post »