Selasa, 07 Januari 2014

‎Rupiah Kembali Melemah Hari Ini

Market Flash - Federal Reserve mungkin akan melanjutkan pengurangan stimulus dan pada akhirnya akan menghapus pembelian obligasi pada tahun ini dengan asumsi ekonomi naik seperti yang di perkirakan, kata John Williams, ketua Fed San Fransisco pada hari Selasa. Mengakhiri pembelian aset akan menjadi langkah awal yang penting yang pada akhirnya akan membawa kebijakan moneter kembali ke pengaturan yang lebih normal," kata Williams dalam pidatonya di konvensi para bankir di Phoenix, Arizona.

William dengan cepat memperingatkan bahwa langkah-langkah ini bergantung pada kondisi ekonomi yang kuat bukan pada beberapa tanggal yang di tetapkan pada kalender. Dan dia menekankan bahwa the Fed tidak berada dalam posisi yang dekat untuk kenaikan suku bunga." Kami mulai meredakan kecepatan namun kami saat ini belum berada dekat untuk penghentian," kata Williams yang sangat optimis tentang outlook eknomi, dia menggambarkan bahwa "momentum baru telah di temukan" dalam ekonomi dan di perkirakan pertumbuhan akan sebesar 3% di tahun 2014 dan 2015.

usd, idr, rupiah, info rupiah, usd idr

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tampak mengalami penurunan yang signifikan pada sesi perdagangan hari ini (07/01). Rupiah yang kemarin mengalami pergerakan yang flat, kembali terpukul melemah seiring dengan anjlok di bursa saham lokal.

IHSG bergerak melemah untuk tiga hari berturut-turut setelah pada akhir perdagangan Kamis lalu sempat mencapai posisi paling tinggi dalam satu bulan belakangan. Bursa saham tampak terpukul akibat rilis data dalam negeri yang kurang baik. Bayang-bayang membesarnya defisit transaksi berjalan pada kuartal keempat lalu membuat para pelaku pasar menahan aksi belinya.

Kemarin sebagian bursa Asia mengalami peningkatan akibat keputusan pemerintah AS menetapkan Janet Yellen sebagai pengganti Ben Bernanke. Akan tetapi tampaknya kabar tersebut tidak mampu membuat pasar saham Indonesia menguat

Previous
Next Post »